Seluruh Sumber Air dan Sumur Bor PDAM Tirtauli Telah Diberikan Disinfectant (Pembunuh Kuman)

 19 Juni 2019 WIB   Hubungan Langganan   291

Kegiatan Pembubuhan Kaporit dan Pengecekan Pompa Dosing Kaporit Di Sumber Air PDAM Tirtauli Kota Pematangsiantar

Kegiatan Pembubuhan Kaporit dan Pengecekan Pompa Dosing Kaporit Di Sumber Air PDAM Tirtauli Kota Pematangsiantar

Seluruh Sumber Air dan Sumur Bor PDAM Tirtauli Telah Diberikan Disinfectant (Pembunuh Kuman)

 

Kepala Bagian Produksi, Dorlim Pasaribu, ST melaporkan kepada manajemen PDAM Tirtauli bahwa seluruh mata air dan 19 sistem perpompaan telah diberikan disinfectant (kaporit) dan dipantau setiap hari sisa clor yang terdapat pada air minum yang dialirkan.

 

Hal ini dicapai dengan telah terpasangnya 19 pompa dosing kaporit pada 16 pompa sumur bor dan 3 sumber air (Simarito, Bah Rahu, Simarimbun Dolok) pada Anggaran Tahun 2018 – 2019. Pembubuhan kaporit dilaksanakan setiap hari untuk menjamin agar tidak ada kuman/bakteri pada air yang dialirkan ke pelanggan.

 

Walaupun sumur bor PDAM Tirtauli dibuat dengan kedalam 150 meter agar dapat mengambil air sumur dalam yang kualitasnya lebih baik, tetapi harus dipastikan tidak ada kuman (bakteri) yang mencemari air tersebut.

 

Perlu diketahui bahwa sumur bor dengan kedalaman 150 meter (sumur dalam) berbeda dengan sumur dangkal (6 – 50 meter) yang sering digunakan warga pada umumnya.

 

Sumur dangkal dapat dicemari oleh septi tank yang umumnya tidak kedap dan jarak sumur bor minimal berjarak 10 – 12 meter dari septi tank yang terdekat.

 

Sumur dangkal sering tercemar oleh bakteri, hal ini telah diperiksa oleh pengguna sumur dangkal yang ternyata pada airnya ditemukan bakteri (e coli). E-coli adalah bakteri yang berasal dari kotoran manusia dan digunakan sebagai indikator adanya bakteri pada air tersebut. Sumur dangkal ini juga  rentan dengan zat besi dan mangan yang berbahaya juga bagi kesehatan bila kadarnya diatas kadar yang diperbolehkan.

 

Dengan kata lain bahwa pada air yang tercemar adanya e-coli dipastikan adanya mengandung bakteri lain yang berbahaya bagi tubuh manusia dan menyebabkan penyakit seperti kolera, typus, infeksi saluran kemih, infeksi selaput otak dn infeksi saluran pencernaan.

 

Dengan selesainya pemasangan dosing pump pada seluruh sumur bor yang ada, PDAM Tirtauli akan melakukan pengawasan terlebih seluruh sumber air termasuk sumur bor yang ada agar tidak tercemar oleh bakteri/kuman.

 

Pemantauan kualitas dan pembubuhan kaporit pada seluruh sumber air dan sumur bor akan tetap diawasi dan dilakukan oleh bagian Produksi.

Informasi Terkait